Lain Lain

Jurgen Klopp, Masih Mewaspadai Manchester City

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, masih mencurigai Manchester City menjadi pesaing dalam perebutan gelar Premier League. Menurut Klopp, The Citizens masih merupakan klub terkuat di Inggris. Liverpool unggul satu poin atas Man City yg berada di posisi ke 2. The Reds bahkan mampu menjauh unggul 4 poin jikalau menang versus Wolves pada Molineux, Sabtu (22/12/2018) dini hari nanti. Sedangkan Man City baru tampil dalam Sabtu malam. Mereka akan menjamu Crystal Palace pada Etihad.

Kesuksesan Liverpool juga ditunjang oleh rekor unbeaten atau belum kalah hingga pekan ke-17. Sedangkan City sudah menuai satu kekalahan berdasarkan Chelsea. Meski begitu, Liverpool ogah anggap enteng peluang City. Klopp menilai City sporadis menciptakan kesalahan sepanjang demam isu ini. “Saya tetap netral soal ini, kalau aku lihat lagi dan bilang” ya, tim yg harus dikalahkan memang Manchester City,” istilah Klopp misalnya dikutip skysports.

Kami bukan tim yang wajib dikalahkan lantaran kami harus kerja keras untuk status itu. Sedangkan City benar-benar mengagumkan. Saya respek dengan itu. Klopp mengungkapkan, City tak pernah mengandalkan keberuntungan waktu meraih kemenangan di Liga Inggris. Lihat ekspresi dominan lalu saat mereka raih 100 poin, mereka masih pada mode itu,” ujar Klopp dalam link macaubet terbaru.

Lain Lain

3 Pertandingan Boxing Day Terseru di Era Premier League

Klub-klub Premier League akan memasuki fase Boxing Day yg menjadi tradisi khusus di sepak bola Inggris, Rabu (26/12/2018). Tujuh pertandingan akan berlangsung hanya satu hari setelah para pemain merayakan hari Natal. Partai Fulham melawan Wolverhampton Wanderers akan jadi yang pertama digelar pada Boxing Day. Namun yang paling ditunggu barangkali merupakan partai Leicester City kontra Manchester City, dan Liverpool versus Newcastle United. Manchester City & Liverpool waktu ini berada pada garis paling depan dalam perburuan gelar kampiun perserikatan. Liverpool masih memimpin klasemen menggunakan 48 poin, sedangkan Manchester City pada peringkat kedua dengan selisih empat poin.

Laga Manchester United (MU) melawan Huddersfield Town jua layak dinantikan, terutama oleh fans Setan Merah. Suporter pastinya bertanya-tanya dengan kelanjutan debut anggun Ole Gunnar Solskjaer menjadi manajer MU. Seperti diketahui, Solskjaer baru saja dilantik menggantikan Jose Mourinho yg dipecat. Pada laga debutnya akhir pekan kemudian, Solskjaer membawa MU menang telak lima-1 atas Cardiff City.

Partai Boxing Day kerap menyajikan banyak gol. Seperti dilansir Sportskeeda, berikut 3 pertandingan Boxing Day terbaik di era Premier League. Boxing Day di edisi pertama era Premier League berlangsung seru. Enam gol tercipta pada salah satu pertandingan yakni antara Sheffield Wednesday melawan Manchester United. MU yg waktu itu telah dipimpin Sir Alex Ferguson harus bertandang ke Hillsborough meladeni Sheffield. MU menggunakan materi pemain misalnya Eric Cantona dan Brian McClair dipaksa tertinggal 0-3 lebih dulu menurut sang versus.

Tetapi dikutip macaubet alternatif, pertandingan berakhir menggunakan skor tiga-tiga. Yang luar biasa, MU menceploskan tiga gol ke gawang Sheffield saat pertandingan akan selesai kurang dari 30 mnt lagi. McClair & Cantona menjadi pahlawan MU dalam pertandingan tersebut. McClair mencetak 2 gol, ad interim Cantona satu gol. Di akhir ekspresi dominan, MU akhirnya keluar menjadi kampiun Premier League. Ini merupakan gelar perserikatan pertama MU waktu dipimpin Sir Alex Ferguson.

Lain Lain

Pep Guardiola Memberikan Pujian Kepada Liverpool

Manajer Manchester City Pep Guardiola memberikan pujian kepada Liverpool jelang pertemuan kedua tim pada akhir pekan ini. Menurut Guardiola, Liverpool saat ini merupakan tim terbaik dunia. Liverpool mungkin tim terbaik di Eropa atau dunia saat ini dan performanya sedang mantap, kata Guardiola seperti dilansir Mirror. Liverpool berada di urutan terdepan dalam bursa kandidat juara Liga Inggris. Pasukan Jurgen Klopp memimpin di posisi puncak dengan koleksi 54 poin.

Yang luar biasa, The Reds juga belum terkalahkan hingga pekan ke-20 Liga Inggris. Tak ayal, Liverpool pun disebut bakal juara di musim ini. Sementara itu, Manchester City sendiri berada di posisi kedua dengan 47 poin. Dua kekalahan beruntun membuat posisi The Sky Blues tidak diuntungkan dibanding Liverpool. Kebanggaan kami telah terluka dalam beberapa pekan terakhir. Teapi kami punya segalanya untuk bangkit. Itu tergantung diri kami,” kata Guardiola pada Situs Judi Terpercaya.

Lebih lanjut, Guardiola pun meyakini timnya bisa mengalahkan Liverpool akhir peka nnanti. Apalagi, pertandingan akan dimainkan di Etihad Stadium, markas mereka sendiri. “Setiap yang datang ke stadion, harus siap untuk memberika nsegalanya. Kami juga harus siap untuk total demi pertandingan tersebut,” kata Guardiola mengakhiri.

Lain Lain

Kane Absen Hingga Maret

Agen Bola Bonus 100 – Kabar jelek tiba menurut Tottenham Hotspur. Tim berjuluk The Lilywhites tersebut dipastikan nir akan diperkuat kapten sekaligus mesin gol mereka Harry Kane hingga Maret mendatang. Selain Kane, Tottenham pula wajib kehilangan Son Heung-min karena alasan tidak selaras. Kane absen sampai Maret karena mengalami cedera pergelangan kaki kiri sehabis mendapat tekel dari bek Manchester United (MU) Phil Jones, Minggu (13/1). Hitungannya, terdapat 12 pertandingan wajib dijalani Tottenham tanpa Kane. Termasuk pertandingan leg kedua semifinal Piala Liga di mana sebelumnya mereka menang 1-0 atas Chelsea & laga di Liga Champions menghadapi Borussia Dortmund. Kane sanggup pula melewatkan final Piala Liga jika mereka lolos (hampir pasti) menghadapi Manchester City lantaran di legpertama menang 9-0 atas Burton Albion.

Di Liga Primer, penyerang berusia 25 tahun itu juga bisa absen pada 2 derby melawan Arsenal & Chelsea. Sementara Son bisa absen hingga awal Februari jika Korea Selatan melangkah ke final. Padahal, posisi Tottenham di urutan ketiga klasemen Liga Primer jua mendapat tekanan dari Chelsea karena hanya terpaut satu poin di urutan keempat. Setelah serangkaian inspeksi, kami dapat mengonfirmasi Kane mengalami kerusakan ligamen di pergelangan kaki kiri. Dia akan terus dipantau staf medis kami waktu memulai rehabilitasi & diperkirakan pulang berlatih dalam awal Maret, tulis mereka, dalam situs resmi.

Inilah musibah akbar Spur dan pelatih Mauricio Pochettino. Saat beliau belum mendapatkan kepastian pemain baru, sudah harus kehilangan 2 pemain tersubur. Kane kini bersaing di daftar pencetak gol terbanyak menggunakan 15 gol. Son menempati urutan kedua top skor The Lilywhitesdengan delapan gol & lima assist-nya. Sebelumnya mereka memang berhasil melewati periode buruk saat kehilangan Jan Vertongen, Christian Eriksen, Eric Lamela, dan beberapa pemain lain. Tapi, kehilangan Kane adalah masalah lain. Muncul pertanyaan, mampu apa Spur tanpa Kane dan Son? Melihat catatan yg disampaikan Sky sports rasa khawatir pantas muncul.

Sejak 2014/2015, persentase kemenangan dan produktivitas gol Spur mengalami penurunan ketika Kane absen. Kemenangan Spur menurun dari 60% sebagai 57%, homogen-rata gol ikut melorot ke nomor 1,6 berdasarkan sebelumnya 2 gol per pertandingan. Angka yg tidak terlalu besar , tapi permanen sanggup memunculkan kekhawatiran karena Spur kini berada pada empat kompetisi tidak sinkron dengan jadwal padat sebagai akibatnya butuh pemain bugar. Bahkan, dari catatan Pochettino, timnya wajib menjalani 15 pertandingan dalam 51 hari, yg berarti timnya wajib bermain setiap 3 hari sekali. “Memang sahih ini adalah tanggung jawab besar & sulit mengelola semuanya. Tapi, ini impian kami mencoba memenangkan setiap pertandingan di kompetisi apa pun,” kata Pochettino, dikutip situs resmi klub.

Lain Lain

Pekan ke-22 English Premier League

Dalam pertandingan ini, Burnley akan menjadi tuan rumah & menjamu Fulham pada Turf Moor, Sabtu (12/01/2019) pukul 22:00 malam hari WIB. Dengan performa yang semakin baik, Burnley berhasil keluar berdasarkan zona degradasi, ad interim Fulham masih terpuruk di zona degradasi. Dari kubu tuan rumah, Burnley menerangkan performa yg semakin baik dan berhasil meraih kemenangan beruntun dalam tiga pertandingan terakhir yang sudah dijalaninya pada beberapa kompetisi. Apabila dicermati berdasarkan lima pertandingan terakhirnya, Burnley berhasil mencatatkan 3 kemenangan, sementara dua pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan. Performa yang semakin baik membawa Burnley keluar dari zona degradasi. Saat ini, Burnley sedang menempati peringkat ke-16 klasemen ad interim English Premier League menggunakan total perolehan 18 poin, selisih beberapa gol menurut Newcastle United yang berada di peringkat ke-15 klasemen.

Akhir pekan ini kata Prediksi Akurat, tim asuhan Sean Dyche akan menjalani pekan ke-22 English Premier League 2018/2019 dengan menjamu Fulham. Dalam pertandingan ini, nir ada yg lebih diunggulkan karena ke 2 kubu mempunyai catatan yg sama kuat pada 5 pertemuan terakhirnya. Tetapi bila dicermati menurut segi performa, Burnley tentu lebih diunggulkan lantaran sedang berada pada performa yg semakin stabil waktu ini. Apabila Burnley ingin mengamankan poin penuh menurut Fulham, pelatih Sean Dyche dituntut buat terus mempertinggi performa anak asuhnya menjelang pertandingan.

Di kubu tamu, Fulham masih menunjukkan performa yg sangat jelek pada beberapa pertandingan terakhir yg telah dijalaninya di beberapa kompetisi. Jika dicermati menurut 5 pertandingan terakhirnya, Fulham hanya berhasil mencatatkan 1 kemenangan dan dua hasil imbang, ad interim 2 pertandingan lainnya berakhir dengan kekalahan. Akibat performa buruknya, Fulham masih wajib menempati zona degradasi pada peringkat ke-19 klasemen ad interim English Premier League dengan total perolehan 14 poin, selisih 4 poin berdasarkan Cardiff City yg berada diluar zona degradasi.

Akhir pekan ini, tim asuhan Claudio Ranieri akan menjalani pekan ke-22 English Premier League 2018/2019 menggunakan bertandang ke markas Burnley. Walaupun mempunyai catatan yang sama bertenaga pada 5 rendezvous terakhirnya menggunakan Burnley, Fulham tetap nir diunggulkan karena sedang berada pada performa tidak baik yang membuatnya harus menempati zona degradasi waktu ini. Apabila pelatih Claudio Ranieri tidak segera memperbaiki performa buruk anak asuhnya, mereka akan semakin sulit buat keluar menurut zona degradasi.